Sabtu, 17 September 2016

Dingin Malam Menyapu Kehangatan Qalbu

   
           Dingin Malam Menyapu Hangat
                                Qalbu
 
    Malam ini kurasakan dingin sekali , suara hewan malam tidak ku dengar dari kejauhan atau dari dinding kamar ku. Angin malam pergi menjemput embun rembulan , suasana malam yang tak pernah kurasan sebelum nya. Entah apa gerangan yang akan terjadi sedetik kedepan , semenit kemudian , semasa senantiasa hanya bisa berdoa dan bersyukur atas apa yang telah kita nikmati akan rahmat lil allamin.
   Berharap dan berdoa , hanya itu yang bisa ku lakukan saat ini. Keingin ku menggapai semua impian - impian belum semua nya terwujud , sedikit pun belum ada yang bisa ku banggakan bagi isteri dan anak ku . aku hanya bisa berdiam , memikir kan langkah yang akan ku ambil sampai aku menuju keberhasilan yang ku impikan. Mungkin fajar pagi sudah menunggu ku di luar sana , aku akan kembali setelah melewati malam ini.
   
       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar