Sabtu, 10 September 2016

Banyak Anak Banyak Masalah


           Banyak Anak Banyak Masalah
 Anak adalah merupakan Anugrah Tuhan yang di karuniakan kepada sepasang suami istri. Anak sesuatu yang paling di damba- damba kan bagi para orang tua. Dari selagi masih di dalam perut sang ibu anak sudah di sanjung - sanjung banyak orang. Dan setelah masa kelahiran telah tiba  , anak yang masih besar nya setapak tangan sang ibu  , dan masih merah sudah di tunggu apakah anak itu berjenis kelamin laki- laki atau perempuan. Namun itu tidak menjadi masalah bagi mereka para orang tua . kehadiran anak bagi mereka sepasang suami istri sudah sangat membahagian hati mereka , laki - laki maupun perempuan mereka menerima nya dengan senyum Kebahagiaan.  Pepatah orang tua dulu mengatakan , "Banyak Anak Banyak Rezeki" Begitulah orang tua dulu kita mengatakan nya. Mengapa mereka mengatakan demikian ? Pasti ada alasan nya , menurut mereka mempunyai anak banyak dapat memberikan mereka suatu ketenangan setelah hari senja mereka telah datang , anak dapat memberikan keteduhan dan tempat berlindung bagi mereka kelak.

      Akan tetapi lain hal nya dengan anak zaman sekarang , anak zaman sekarang kalau sudah besar dan menjadi anak yang dewasa itu malah akan memberikan ketidak tenangan pada orang tua tersebut , mengapa demikian ?
Alasan nya sangat sederhana sekali , kalau anak zaman dulu baik meskipun nakal tapi masih takut kalau orang tua nya marah , kita nggk perlu membentak atau mencubit anak tersebut kita pelototi pakai mata aja itu anak sudah diam dan kepala nya tunduk . Lain hal nya anak zaman sekarang , kalau kita marah sama dia eh dia malah balik marah sama kita . Kita pelototti ehh dia malah balik melototti kita lagi. Hal itu terjadi karena di zaman sekarang ini banyak nya perubahan - perubahan yang berjalan tidak alami dengan masa pertumbuhan anak dengan zaman yang semua serba ada dan bisa. Kita sudah tidak bisa mengontrol mereka terlalu jauh , karena banyak nya batas - batas diantara orang tua dan anak nya.

         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar